Krisis Finansial Akibat Hukuman Tuhan

Kamis, 16 Oktober 2008 12:58 Taheran, NU Online
Para pemimpin Iran menyatakan krisis finansial global merupakan pertanda berakhirnya kapitalisme, kegagalan demokrasi liberal dan hukuman Tuhan karena telah melupakannya

Seluruh kejadian ini merupakan tanda keunggulan model politik republik Islam itu, kata mereka, seperti dilaporkan AFP.

“Krisis finansial akan menjadi isyarat Tuhan bahwa “kaum penindas dan korup akan digantikan dengan kesalehan dan orang yang beriman,” ujar presiden Iran Ahmadinejad sambil menambahkan bahwa “sistem perbankan syariah akan membantu kita bertahan dari krisis ekonomi saat ini.”

Sementara itu, Ayatullah Khamenei menyambut “kemenangan revolusi Islam” dalam menghadapi ideologi Marxis dan liberal. “Kini tak ada jejak Marxisme di dunia dan bahkan liberalisme kini menyurut,” kata pemimpin sangat berpengaruh itu.

“Ajaran Marxisme telah ambruk dan suara meletusnya demokrasi liberal Barat kini terdengar,” kata pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Senin, menceritakan kembali nasib Uni Sovyet.

Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang berhaluan keras, yang mendapat dukungan Khamenei, menyatakan Selasa bahwa “krisis tersebut merupakan akhir kapitalisme.”

Keyakinan semacam ini dapat dirunut kembali ke cita-cita revoilusi Islam pada 1979, yang berusaha dibangkitkan kembali oleh Ahmadinejad sejak ia berkuasa pada 2005.

Presiden Iran itu, yang tak pernah sedikit pun melewatkan kesempatan untuk mengecam “kemunduran” Barat sejak terpilih sebagai presiden Iran, telah memanfaatkan parahnya krisis global untuk menyampaikan berbagai pendapatnya.

Pemerintah Iran juga memandang konsep demokrasi dan hak azasi manusia sebagai “alat imperialis” untuk menguasai negara lain.

Iran beruntung pasar sahamnya tak terpengaruh dengan jatuhnya bursa di negara-negara tetangganya di kawasan Teluk. Stabilitas itu dikaitkan dengan absennya para investor asing dan cekaman kuat pemerintah atas kegiatan ekonomi.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s