Review : Tabligh Akbar Isra Mi’raj 1430 H dan Khotmil Qur’an (1)

Ditengah-tengah kekhawatiran panitia dalam persiapan hari H Minggu 26 Juli 2009, kami masih sibuk untuk menata dekorasi tempat terselenggaranya even akbar yang akan menggetarkan hati para warga Waru Kebakkramat dan sekitarnya. Memang, panitia dibuat deg-degan setelah dua hari sebelum gelaran terbesar untuk satu decade terakhir ini hujan. Tak ayal segenap panitia “dalam” menggelar acara doa bersama tengah malam, yakni malam minggu memohon agar besoknya hujan tak datang. Minggu, fajar terbit, panitia luar beserta segenap warga berbondong-bondong menata serapi dan sebaik mungkin dekorasi dan tata panggung acara yang akan dimulai malam harinya. Tata panggung yang anggun terpampang baliho background bergambar Habib Syech dan Majelis Fathul Hidayah. Dengan dikelilingi tanaman-tanaman hias nan hijau membuat panggung bertinggi setengah meter itu tampak asri ditengah panas terik yang menyengat lapangan bersemen. Walaupun panas, gerah dan sumpek, tapi semangat panitia benar-benar membara. Satu porong es teh habis dalam waktu kurang dari satu jam. Ada yang lupa sarapan, ada yang telewatkan mandi, ada yang tak sempat nengok keluarga.. Tapi, kami tetep salut.. semoga kerja keras panitia kali ini benar-benar membawa ridho Illahi dan kesempurnaan acara pada malam senin itu.

Matahari sudah ingin tenggelam. Warna yang putih mengkilau kini menguning kemerahan menutup hari libur akhir pekan itu. Senja datang, persiapan pun sembilan puluh persen rampung. Sebagian panitia sudah kembali ke rumah masing-masing untuk mandi dan istirahat. Ba’da maghrib, beberapa aparat keaamanan mulai siaga, disudut lapangan operator radio pemancar juga mulai in action, sementara musik islami yang dilantunkan sound system mulai istirahat. Beberapa cameramen juga sibuk menata kabel. Lampu berwarna, umbul-umbul dan dipadu warna-warni baju koko segenap tamu yang mendahului datang membuka acara itu secara tak resmi. Elok, dan seperti pemandangan yang tak terduga sebelumnya. Bahkan hujan yang dikawatirkan pun tak datang. Justru bintang-bintang diatas langit ikut menyemarakkan acara itu. Tak luput pula seterang bulan sabit di atasnya yang juga akan meramaikan suasana malam itu.

Tinggal satu lagi tugas panitia, menunggu hadirnya ribuan jamaah muslim muslimat dan tamu undangan serta guru besar Habib Syech Assegaf. Sehabis isya, rombongan kedaraan bermotor roda empat dan dua mulai berdatangan. Panitia parker sibuk menata ruang parker yang diprediksi memang akan membludak para hadirin. Beberapa polisi pun ikut mengamankan acara ini dari polsek kebakkramat dan polres karanganyar. Diikuti rombongan memakai bus, truk, mobil dan ratusan kendaraan roda dua memadati areal. Pukul delapan malam, rombongan Habib Syech datang dikawal dua mobil. Sambutan meriah dari panitia dan para tamu membuat suasana malam itu benar-benar luar biasa. Tak urung selesai hangatnya suasana sambutan Habib Syech yang langsung memimpin Sholawat Simtuddurror, rombogan kiai haji Mukri Effendi dari Ponpes ummul quro’ Boyolali tiba. Even organizer semakin disibukkan dengan kehadiran tamu yang hampir diluar target. Panitia pun ikut keteteran membentengi konsumsi dan tikar tambahan. Tapi, alhamdullillah acara yang kemudian di isi dengan ceramah agama oleh Kiai Haji Abdul Karim dari Jamaah Muji Rasul Solo itu lancar, bahkan beberapa pihak yang terlibat memberikan acaungan jempol kepada panitia yang sebagian besar masih abg. Kerja keras selama sebulan penuh pra acara diiringi was-was pun terbayar lunas cukup dengan tak genap satu malam. Thanks God…

Adalah pekerjaan mulia bagi mereka yang telah membantu terselenggaranya acara ini baik materiil maupun spiritual, baik berupa dana, tenaga, pikiran, doa semuanya InsyaAlloh, diridloi olehNya. Termasuk infaq yang dengan ikhlas telah masuk ke kotak amal yang berkeliling di sela-sela acara. Thanks for all…

Hajatan besar ini rencananya akan dihadirkan secara rutin setiap tahun. Menghadirkan ulama dan para habaib terkemuka serta ribuan jamaah muslimin muslimat dari berbagai daerah sekaresidenan Surakarta Hadiningrat bersama MAJELIS FATHUL HIDAYAH Karanganyar, The Islamic Ahlussunnah Wal Jamaah Assembly.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s