Mencintai Nabi Otomatis Mendekatkan Diri kepada Allah

Brebes, NU Online
Umat Muslim diharapkan mencintai Nabi Muhammad dengan segala konsekwensinya. Sebagai tanda cinta, dibuktikan dengan berbagai macam pengorbanan. Karena dengan mencintai Nabi, otomatis akan lebih mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Sehingga bisa menjadi bekal untuk menghadapi kematian.

“Walau bagaimanapun, kita akan menghadapi mati. Dan kematian itu pasti adanya tanpa bisa di tawar-tawar. Sedangkan untuk lebih mencitai nabi, kita harus mengetahui secara mendalam tentang sifat tauladan Nabi,” pesan Habib Agil Sholeh Al-Athos ketika berceramah dalam peresmian Masjid Agung Brebes yang dibarengkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (11/3).

Lebih lanjut Habib Agil menjelaskan, kelak di alam barzah (alam kubur) manusia berada dalam kegelapan dan membutuhkan penerang. Sedangkan penerang yang dibutuhkan adalah amal ibadah manusia selama hidup di muka bumi.

“Dalam perjalanan dialam kubur yang gelap gulita, tentu kita membutuhkan penerang. Lampu penerang itu, tiada lain Al-Qur’an dan sholawat yang kita baca setiap saat,” ujar Habib Agil di depan ribuan jamaah.

Fase selanjutnya setelah kematian, manusia akan menghadapi hadangan api neraka yang tidak dapat dipadamkan dengan air dunia. Sementara cara memadamkan api neraka di akhirat kelak adalah dengan amal jariyah dah shodakoh.

“Sehingga, ketika kita bersodaqoh untuk membangun masjid dan kita pergi ke Masjid untuk Sholat, membaca Al-Qur’an dan peribadatan lainnya, pada hakekatnyakan adalah untuk kepentingan kita di akhirat kelak. pungkasnya Habib Agil. (Was)

nu.or.id

2 thoughts on “Mencintai Nabi Otomatis Mendekatkan Diri kepada Allah

  1. muhamad robi'in Mei 31, 2010 / 1:39 am

    trmksh za atas saranya

  2. Sahrudin April 11, 2010 / 4:09 pm

    KEBENARAN TELAH DATANG

    Hadirnya sosok manusia mulia pembawa kebenaran dan ajaran “KEBENARAN” yaitu : “HIDUP YANG BENAR” dan “HUKUM YANG BENAR”.

    —————HIDUP YANG BENAR
    1. Jujur.
    2. Sholat.
    3. Yakin, sabar, sadar, tekun, ikhlas.
    4. Jangan punya niat jelek dengan siapapun termasuk setan sekalipun.
    5. Jangan merasa apapun.
    —————————-Tanggal 6 Juni 2009
    ————————————–ttd
    ———————–Muhammad Gatot Haryanto

    ————–HUKUM YANG BENAR
    1. Yang benar hanya Allah.
    2. Saya hanya punya hak mengatakan benar dan salah.
    3. Saya tidak punya hak mengadili, menghukum, membunuh.
    4. Marah saya karena sayang.
    5. Walaupun disakiti saya tidak punya hak untuk menyakiti.
    ————————-Minggu pagi jam 10.00
    ———————–Tanggal, 10 Januari 2010
    ————————————ttd
    ———————-Muhammad Gatot Haryanto

    Beliaulah penuntas segala amanah, dialah pemegang KOMANDONYA (GARUDA DITANGANNYA) dan tujuan utamanya adalah menegakkan “KEBENARAN”.

    Demikian penyampaian singkat saya ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

    Sahrudin
    Hp.081386480007
    http://www.kiblatdunia.blogspot.com

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s