Ketua PBNU: Jenazah koruptor tidak boleh disalati

Jakarta – Ketua PBNU Said Agil Siraj kembali menegaskan fatwa jenazah seorang koruptor tidak boleh disalati.

“Kita hanya memberikan hukum secara standar bahwa orang yang masih punya kewajiban sangkutannya dengan masyarakat tidak boleh disalati,” kata Agil usai penandatanganan MoU dengan Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Jumat (20/8).
Ia mengklaim, bahwa fatwa tersebut sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. “Ada seorang sahabat, makan hasil rampasan hasil perang semua tidak mau nyolati, orang punya utang pun rasul tidak mau salati sampai ada orang yang membayar utang tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi grasi yang diberikan kepada koruptor menurutnya merupakan kebijakan pemerintah. “Remisi (dan grasi) yang diberikan kepada koruptor merupakan kebijakan hukum pemerintah,” pungkasnya.

http://www.primaironline.com

One thought on “Ketua PBNU: Jenazah koruptor tidak boleh disalati

  1. jasmine Agustus 24, 2010 / 8:01 am

    loh? iya th??

    ap ksah ny it shahih ???

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s