KMNU IPB Apresiasi Pendirian Pojok Gus Dur

Bogor, NU Online
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Instutut Pertanian Bogor (IPB), memberi apresiasi terhadap pembentukan Pojok Gus Dur di salah satu sudut di lantai satu gedung perkantoran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta.

Aktivis KMNU IPB, Basri di Bogor, Senin mengatakan, pendirian Pojok Gus Dur tersebut akan memberi banyak manfaat bagi generasi muda NU di seluruh Indonesia.

“Pojok Gus Dur akan menjadi wahana untuk melakukan napak tilas pemikiran maupun jejak perjuangan KH Abdurrahman Wahid,” kata Basri, mahasiswa program magister ilmu bilogi Pascasarjana IPB.

Dikatakannya, selama hidupnya, Gus Dur selalu menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda NU di Tanah Air.“Pemikiran kritis dan sepak terjang perjuangan Gus Dur dalam mengawal Indonesia, selalu menarik minat bagi banyak generasi muda NU,” katanya.

Dia mengemukakan, perkembangan demokratisasi di tubuh NU yang berkembang pesat, tidak dapat dilepaskan dari sepak terjang Gus Dur selama 15 tahun memimpin PBNU.

Begitu pula dengan keterlibatan banyak tokoh dan kiai NU dalam membangun kehidupan berbangsa yang plural, majemuk, toleran dan saling menghargai, tidak dapat dipisahkan dari faktor Gus Dur.

Basri mengharapkan, pendirian Pojok Gus Dur di PBNU akan memberikan banyak manfaat dalam upaya melestarikan gagasan-gagasan besar Gus Dur tentang NU, Islam, Indonesia maupun kemanusiaan.

“Pojok Gus Dur jangan hanya jadi tempat kenangan. Namun harus dijadikan sebagai wahana untuk mentransformasikan gagasan-gagasan besar Gus Dur kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Hal senada diutarakan oleh Ketua KMNU IPB, Nailul Abrar. Pojok Gus Dur diharapkan dapat membuat gagasan-gagasan besar Gus Dur terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

“Pojok Gus Dur diharapkan dapat menghidupkan kembali dan menularkan pemikiran besar Gus Dur bagi bangsa dan negara. Ini penting untuk menanamkan spirit perjuangan bagi generasi muda NU, agar mereka dapat meniru jejak Gus Dur, yang selalu mengorbankan apa yang bisa dilakukan untuk kepentingan bangsa,” paparnya.

Pojok Gus Dur diresmikan pada Minggu oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj di gedung PBNU, Jakarta. Peresmian Pojok Gus Dur ditandai dengan diskusi mengenai jejak pemikiran dan perjuangan Gus Dur, dengan melibatkan tokoh intelektual dari berbagai agama, yang menjadi sahabat karib Gus Dur semasa hidupnya.

Peresmian Pojok Gus Dur dihadiri sekitar 500 peserta, yang terdiri dari tokoh dan intelektual NU serta para pengagum atau pengikut Gus Dur alias Gus Durian yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Ahmad Fahir

http://www.nu.or.id

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s