Scroll Text - http://www.marqueetextlive.com

PENGUMUMAN

Atas dasar keputusan tim admin website Majelis Fathul Hidayah pada Jumat, 13 Januari 2012, maka mulai hari ini untuk sementara waktu web bisa berpindah ke alamat : http://majelisfathulhidayah.blogspot.com .

Hal ini menyangkut beberapa hal diantaranya karena kejadian suspended oleh WordPress.com pada hari sebelumnya 12 Januari 2012. Meskipun sudah bisa kembali diakses, namun untuk menjaga eksistensi web agar tidak terkena hukuman untuk kedua kali, maka sementara aktivitas web ini (http://majelisfathulhidayah.wordpress.com) atau  web resmi (http://www.fathulhidayah.co.cc) diistirahatkan hingga waktu yang belum ditentukan.

Admin.

Tinggalkan komentar

Merenungi Hakikat Sujud

Intensitas sujud kita kepada Allah menunjukkan sisi kemuliaan kita di hadapan-Nya.

Lepas isya, Jum’at malam (23/12/2011), hujan mengguyur deras kawasan Masjid Agung Sunda Kelapa. Namun guyuran hujan itu tak menyurutkan langkah lebih dari seribu jama’ah untuk mendatangi masjid yang terletak di jantung kawasan elite menteng itu. Ada yang mereka nantikan, yakni kehadiran Maulana Syaikh Muhammad Hisyam Kabbani, untuk dzikir bersama dan taushiyah.
Acara diawali dengan pembacaan bait-bait Maulid Ad-Diba’i dan qashidah, hingga kedatangan mursyid Thariqah Naqsyabandiyyah Haqqaniyah asal Amerika Serikat itu bersama rombongan.  Sejurus kemudian jama’ah larut dalam lantunan qashidah yang dibaca dua orang munsyid: Ustadz Safruddin dan Ustadz Fakhruddin.

Setelah senandung qashidah selama lebih dari dua setengah jam, Maulana Syaikh Hisyam Kabbani menyampaikan taushiyah. Dalam taushiyahnya, ulama kelahiran Lebanon mengajak jama’ah untuk merenungkan hakikat sujud, sebagai ibadah yang sarat makna. Berikut cuplikan taushiyahnya:

Kita memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala nikmat-Nya dan selalu berusaha untuk senantiasa mensyukuri segala pemberian-Nya, yang dianugerahkan melalui kekasih-Nya yang juga kekasih kita, Sayyidina Al-Mushthafa Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Lanjutkan Membaca »

Tinggalkan komentar

Peran Kebudayaan Gus Dur Banyak Terlupakan

Kudus, NU Online
Banyak orang secara sepotong-sepotong memandang mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dianggap hanya sebagai aktor politik. Sehingga peran Gus Dur dalam hal gerakan  kebudayaan dan keseniannya menjadi terlupakan.

Demikian dinyatakan oleh putri bungsu Gus Dur, Inayah wulandari saat menghadiri  kenduri budaya mengenang guru bangsa yang diselenggarakan pegiat seni dan budaya Kudus di rumah makan Bambu Wulung Jl. Kudus-Pati km. 5 Kudus, Jum’at (6/1) malam.

Karena bertajuk kebudayaan, mbak Ina sapaan akrabnya, menyampaikan orasi mengenang Gus Dur dalam perspektif budaya. Bukan hanya itu, ina juga membacakan sebuah puisi karyanya sendiri.
Lanjutkan Membaca »

1 Komentar

Para Kyai Nahdliyin di Jejaring Sosial

Jakarta, NU Online
Dunia Keulamaan atau kekiaian di lingkungan Nahdliyyin yang selama ini dianggap jauh dri hiruk-pikuk dunia maya, dunia jejaring sosial, ternyata tidak sepenuhnya benar. Banyak para kyai dan ulama yang sangat akrab dengan jejaring sosial. Sejak era friendster, facebook hingga twitter, telah banyak para kyai yang akrab dengan sarana komunikasi lintas batas ini.

Beberapa di antara para ulama Nahdliyin yang akrab dengan dunia jejaring sosial antara lain adalah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj, Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Musthofa Bisri dan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid. Ketiga-tiga kyai besar ini memiliki akun Facebook dan juga Twitter.
Lanjutkan Membaca »

1 Komentar

Review Majelis : Ziarah Makam Syech Subakir, Diiringi Banjir Pembuka Tahun 2012

Mengawali tahun masehi 2012, Majelis Fathul Hidayah melakukan perjalanan rohani ke makam sang penakluk Pulau Jawa, Syech Subakir di Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah (1 Januari 2012) kemarin. Meskipun bukan ziarah akbar dan umum karena hanya diikuti oleh Pengurus Pusat Majelis Fathul Hidayah, namun antusiasme begitu besar tampak pada wajah-wajah pemuda-pemuda pejuang ahlussunnah wal jamaah ini. Pukul 08.00 wib, dua mobil rombongan berangkat dari Muhsolla Fathul Hidayah di Jengglong, Waru, Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah. Jalur yang dilalui pagi yang cerah adalah Sragen, Boyolali, Salatiga dan Magelang. Tiba di lereng gunung Tidar tepat pukul 12.00 wib. Rombongan yang dipimpin Pengasuh sekaligus pemimpin umum Yayasan Pendidikan Agama Islam Fathul Hidayah (organisasi yang membawahi Majelis Fathul Hidayah) mulai mendaki jalan setapak dan akhirnya sampai di makam Syech Subakir pada pukul 12.30 wib.
Lanjutkan Membaca »

Tinggalkan komentar

Download : Mayada – Cahaya Rasul


  • Mayada – Cahaya Rasul 1

01 Cahaya Rasul 1 – Assulatziyyatul Al-Muqoddasah.mp3

02 Cahaya Rasul 1 – Duuni.mp3

03 Cahaya Rasul 1 – Sholawat Qur’aniyyah.mp3

04 Cahaya Rasul 1 – Yaa Allah Yaa Azhiim.mp3

05 Cahaya Rasul 1 – Yaa Badrotim.mp3

06 Cahaya Rasul 1 – Zhoofir Yabnal Batoul.mp3
Lanjutkan Membaca »

Tinggalkan komentar

Akidah Sufi dituduh Menyimpang dari Al Qur’an dan Sunnah

Redaksi Sufi menurunkan pledoinya atas kontroversi yang selama ini dituduhkan oleh para pemikir Muslim yang anti Tasawuf. Sejak zaman munculnya dunia Sufi dalam peradaban ilmu pengetahuan banyak kalangan yang menuding Tasawuf sebagai aktivitas yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Termasuk para pemikir dewasa ini, khususnya Abdurrahman Abdul Khaliq dalam bukunya Al-Fikrus Shufi, yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul, “Penyimpangan-Penyimpangan Tasawuf.” Buku ini tersebut sangat mendeskriditkan Tasawuf degan penuh emosional dan antipati, dan berpengaruh terhadap gerakan Islam radikal di berbagai negara Islam termasuk di Indonesia.
Lanjutkan Membaca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 260 pengikut lainnya.